SEJARAH TERBENTUKNYA DESA SABANDAR
Sejarah Terbentuknya Pemerintahan Desa Sabandar
Dalam penulisan artikel ini kami tulis
atas kebutuhan pemerintahan, pendidikan, kebudayaan dan atas dasar
kebutuhan sejarah, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya. Artikel ini ditulis dari keterangan beberapa narasumber yang dapat
dipercaya dan kompeten dalam keterangannya, kami menyadari dalam penulisan artikel ini masih banyak kekurangan
dan jauh dari kesempurnaan. Besar harapan kami bagi pembaca dalam memberikan
saran,kritik juga masukan apabila ada sumber yang terpercaya dan belum saya
cakup dalam artikel yang saya tulis.
Desa Sabandar adalah salah satu desa di Kecamatan
Karangtengah Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat yang berbatasan sebelah
utara dengan Desa Bojong, sebelah selatan Desa Sukamanah, sebelah timur Desa
Bojong, sebelah barat dengan Kelurahan Muka dan berada diketinggian 555 m dari permukaan air
laut dengan luas wilayah 285.525 Ha, yaitu merupakan Desa pemekaran dari Desa Bojong , yang dimekarkan pada tahun
1976 tepatnya pada tanggal 03 Mei 1976 yang bertepatan dengan Kalender Islam yaitu 03 Jumadil Awwal 1396 H, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I (satu) Jawa Barat Nomor 181/Pm/122/SK/1976 pada tahun 1976.
Saat kami mencari informasi tentang alasan pemekaran Desa
Bojong menjadi Desa Bojong & Desa Sabandar, bahwa salahsatu alasannya adalah ditinjau dari luas wilayah yang sudah layak
adanya pemekaran, kemudian ditinjau dari jumlah penduduk pada masa itu Desa
Bojong sudah terlalu padat.
Pada tanggal 12 Januari 1976 M/ 10 Muharram 1396 H beberapa tokoh masyarakat mendorong atas “PEMEKARAN” dengan bermusyawarah yaitu diantaranya, Yusuf Prawiro Tejo, Sm.Hk. (LSD),
H. Rahmat Kamil (KKMD), Tjetje Abubakar (LSD), Sastara (KKMD), Dadan Hamdani
(SEKDES Bojong), Idang Supriadi (LSD), sementra perwakilan tokoh agama yang dimasa iu yang
mendorong atas “PEMEKARAN” yaitu Ustadz Hasan Basri, H.Amung Muhtar dan KH.
AA Bibin Darudin (pimpinan Pondok
Pesansatren Miftahul Atfal yang saat ini berganti nama menjadi Darul Ulumiddin
yang dipimpi oleh KH. Muhammad Abdul Majid ( anak KH. AA Bibin Darudin ).Tokoh-tokoh inilah yang
memperjuangkan terbentuknya Desa Sabandar,dengan cara bermusyawarah antar tokoh
agar memperekuat supaya terjadinya “PEMEKARAN” dan karena jasa-jasa beliau
warga Desa Sabandar jadi mandiri dan mempunyai komitmen yang lebih baik. Memaparkan Profil salah satu Tokoh Agama yaitu KH. AA
Bibin Darudin adalah salah satu Ulama yang disegani oleh masyarakat Desa
Sabandar karena ilmu dan kharisma yang dimilikinya.Sudah sepantasnya warga Desa
Sabandar bersyukur dan berterima kasih kepada para tokoh yang memperjuangkan
terbentuk Desa Sabandar sampai saat ini.
Para tokoh pula lah
yang merumuskan bagaimana desa hasil Pemekaran dari Desa Bojong ini di
beri nama dengan “DESA SABANDAR” termasuk bagaimana berjalannya pemerintahan di desa yang baru dibentuk agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik, karena
pembentukan desa baru tidak semudah membalikan telapak tangan. Tanpa pamrih dan
hanya niat yang tulus disertai hati yang ikhlas demi masyarakat yang lebih baik, mereka
bekerja merumuskannya tanpa mengenal waktu, mengorbankan biaya, tenaga dan waktu
yang tersita demi terwujudnya Desa Sabandar yang tidak bergantung pada desa
lain maupun desa induknya. Kaitan nama “SABANDAR” untuk desa yang baru dibentuk
ini,selain karena pada saat itu penduduk terbanyak adalah warga kampung
sabandar juga erat hubungannya dengan sejarah MAMA SABANDARAN yang
mengembangkan Silat Sabandaran yang diajarkan oleh Mama Kosim telah lebur
dengan silat yang ada di Tanah Sunda. Tokoh lain yang berpengaruh besar
terhadap perkembangan silat Sabandar adalah Kari dan Madi. Silaturrahmi yang
saling mengguntungkan antara dua ahli silat telah melahirkan aliran baru,
sehingga sudah sulit membedakan mana silat yang asli diajarkan oleh Mama Kosim,
mana yang berasal dari ajaran Kadi dan Madi.Maka dari terbentuklah MAENPO SYAHBANDAR
KARI-MAHDI. Pada saat perumusan tersebut para tokoh ulama tidak menolak nama
desa yang disodorkan oleh tokoh lainya, karena pada dasarnya selain dari
kemaslahatan umat nama “SABANDAR” juga tidak berbenturan dengan hukum
agama,karena pada hakekatnya Silat Sabandaran lebih mengedepankan kertaqwaan
dan mendekatkan diri pada Allah SWT.
Semenjak Pemekaran Desa Sabandar dari tahun 1976 dipimpin
oleh Kepala Desa yaitu sebagai berikut,saya tuangkan dalam bentuk tabel.
DAFTAR NAMA KEPALA DESA SABANDAR
|
No |
Nama |
Dari tahun s/d tahun |
Alamat |
Pekerjaan /Jabatan. (asal) |
Ket. |
|
1 |
DADAN HAMDANI |
1976-1977 |
Kp. Sabandar Kidul |
Sekdes Bojong |
PJS |
|
2 |
ESIH SUKAESIH |
1977-1978 |
Kp. Sadewata |
Sekdes Sabandar |
PJS |
|
3 |
ATANG SASTRA |
1978-1982 |
Kp. Sadewata |
Kadus Sadewata |
Defiitif |
|
4 |
GUNADI |
1982-1984 |
Kp Ciranjang |
PNS Kabupaten |
PJS |
|
5 |
NANI |
1984-1985 |
Cianjur |
PNS Kabupaten |
PJS |
|
6 |
HIDAYAT |
1985-1993 |
Kp. Sabandar Hilir |
Guru
|
Definitif |
|
7 |
U. ISKANDAR |
1993-1994 |
Kp. Salagedang |
Kasi Kesra
|
PJS |
|
8 |
HIDAYAT |
1994-2002 |
Kp. Cigalumpit |
Guru
|
Definitif |
|
9 |
HIDAYAT |
2002-2003 |
Kp. Cigalumpit |
PNS Kecamatan |
PJS |
|
10 |
EMAN SULAEMAN |
2003-2008 |
Kp. Cisaat |
Wiraswasta
|
Definitif |
|
11 |
ASEP YUENI |
2008-2009 |
Kp. Waas |
Kaur Ekbang |
PJS |
|
12 |
H. ABAS SUPARDI, BA |
2009-2014 |
Kp. Sadewata |
Wiraswasta
|
Definitif |
|
13 |
IWAN KARNAWAN |
2014-2016 |
Kp. Cisaat |
PNS Kecamatan |
PJS |
|
14 |
DEDI SAEPUDIN, SH |
2016-2022 |
Kp. Cisaat |
Wiraswasta
|
Definitif |
|
15 |
A SAEFUL HIDAYAT, S,IP |
2022 |
Kp. Langensari |
PNS
|
Pj |
|
16 |
DEDI SAEPUDIN, SH |
2022-2030 |
Kp. Cisaat |
Wiraswasta
|
Definitif |
Adapun Visi & Misi Desa Sabandar yaitu :
VISI
“ MASYARAKAT DESA SABANDAR YANG
BERILMU, SEHAT, SEJAHTERA DAN BERIMAN SEMPURNA “
MISI
- Memberikan dorongan dan Pelayanan
yang Optimal terhadap Pendidikan Masyarakat
- Memberikan Pelayanan dan Penanganan
Kesehatan Masyarakat
- Mengupayakan Informasi dan Peluang
untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Mengupayakan Pelayanan dan Peluang
Modal Usaha untuk Masyakat
- Mengupayakan Kegiatan-kegiatan
Keagamaan yang mengarah kepada Kesempurnaan Iman dan Taqwa kepada Allah
SWT
- Menumbuh kembangkan Lembaga Pendidikan
Diniyah (Keagamaan) bagi anak-anak
- Membangkitkan dan Meningkatkan Olah Raga dan Kesenian Masyarakat
Data tersebut diatas saya dapatkan dari sumber yang
terpercaya adapun kekeliruan saya sebagai pribadi mohon saran dan masukan
supaya artikel ini menjadi lebih baik.
Akhirnya saya sebagai penulis hanya bisa menorehkan
sebahagian dari beberapa sejarah yang ada dari terbentuknya Desa Sabandar yang
saya cintai,dan agar generasi selanjutnya seperti saya yang tidak mengalami
masa itu agar lebih bersyukur.Sebagai penutup saya pribadi menguacapkan terima
kasih yang se-besar-besarnya kepada para tokoh yang dengan tulus membangun Desa
Sabandar,Syukur tak lupa saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan begitu banyak nikmat yang saya rasakan.”Semua terjadi atas Qadha dan
Qadhar Allah SWT.
Penulis,
Asep Sobandi

Alhamdulillah kreatif pa saya dukung ide idenya..
BalasHapusAlhamdulillah jadi lebih paham tentang sejarah desa Sabandar tercinta
BalasHapus